Kita berdua sama-sama menyadari bahwa sudah tumbuh asa dalam diri, seiring berjalannya hari. Antara aku dan kamu, melewatkan minggu demi minggu bersama, berdua.
Kita berdua sama-sama menyadari jika setitik demi setitik asa yang muncul itu kian lama semakin membesar, kamu yang memberanikan diri untuk maju, aku yang terdiam. Tak tahu harus berbuat apa.
Kita berdua sama-sama tahu bahwa ada diriku dalam bayangmu saat kau mulai mendengar playlist lagu Daughtry di ipod-mu, karena dulu, aku pernah mengatakannya padamu bahwa aku salah satu penggemar beratnya.
Mungkin,
Yang tidak kamu ketahui ialah ketika kamu memutuskan untuk mundur dan menjauh, aku berusaha sekuat tenaga untuk menggapaimu kembali.
Namun yang terjadi?
Namun yang terjadi?
